Pembuka.
Seringkali puncak prestasi intelektual dibanggakan ketika bulan telah dikunjungi, mars sedang diteliti, bahkan bisa jadi matahari katanya telah disambangi (gosong deh.....hehehe). Padahal, muslim dg imannya bertamasya ke langit setiap waktu. Menelusuri bumi dg iman; dengan terus meneliti segala keajaiban Allah di alam semesta.. Terus melangit melewati ruas2 angkasa hingga langit ke-7, menuju ke kursi, melewati air, mencapai Arasy hingga bertemu (jiwa) dengan Allah. Bukankah itu prestasi spiritual/intelektual yang sebenarnya dicari di dunia dan di akhirat kelak ?!















